November
17
2009

…renungan seorang perfeksionis…

Posted by sita @ 12:21 am in Chit Chat

Seorang perfeksionis biasanya dikenal dgn hasil kerja yang extraordinary. Kebiasaan -atau keharusan dari diri sendiri- untuk selalu attention to detail perfectionist-streetwearxhiphop, biasanya membuat hasil kerja si perfeksionis at least selalu di atas standar…

Tapi si perfeksionis juga dikenal sbg orang yg susah mendelegasikan pekerjaan.That’s why kadang si perfeksionis ini keliatan sibuk dan bisa menghandle semua sendiri. Kadang bisa2 waktu molor karena si perfeksionis ini mau mengerjakan semua sesempurna mungkin.

Kenapa sih susah mendelegasikan? em,,biasanya alasan2 ini muncul di benak si perfeksionis:

1. Merasa bisa mengerjakan semuanya sendiri,,, perfectly…

2. Ga yakin kalau orang lain yg mengerjakan, hasilnya bisa dipercaya. Apalagi untuk kasih pekerjaan penuh ke orang baru, jgn harap deh.

3. Dan yg paling sering si adalah pikiran mending dikerjain semuanya sendiri, daripada buang2 waktu untuk ngajarin orang lain, ngebenerin kerjaan dia, kasih tau salahnya apa, beuuh,,ribeet…

Tapi anda2 si perfeksionis apa pernah berpikir tentang mendelegasikan pekerjaan dari sisi lain, selain dari sisi membuang waktu?

Mendelegasikan pekerjaan means:

- mengajarkan orang lain bgmn cara mengerjakan pekerjaan itu, dan bagaimana cara bertanggungjawab atas pekerjaan itu

- melatih cara berkoordinasi dengan orang, it seems easy, but it’s not ;) Karena ini bisa berujung ke hal2 lain, belajar sabar, belajar tau dan mengenali karakter orang yg beda2, belajar punya deadline atas orang lain, dll

- klo suatu saat tidak bisa mengerjakan itu, ada yg bisa menggantikan (walopun tetep, mgkn si perfeksionis akan merasa ga tenang karna takut kerjaan si pengganti tidak akan sebagus kerjaan dia,,dasaar…)

- melatih untuk percaya kepada orang

Biasanya si perfeksionis akan sampai pada satu ‘titik’, dimana dia sudah tidak kuat, dan baru mau berbagi tugasnya dgn orang lain. Tp pernah ga si perfeksionis berpikir,,, daripada harus menunggu ‘titik’ itu datang, dan deadline sudah terlewati,,, akan lebih bagus kan kalau dia berbagi dengan orang lain dari awal. Betapa menyenangkan kalau kita bisa mengajarkan ke orang lain cara mengerjakan sesuatu, dan dari dia tidak bisa menjadi bisa. Ilmu akan lebih berguna klo dishare lho, ya kan?

Mgkn si perfeksionis akan merasa frustasi klo harus mengajarkan ilmu ke orang2 yg “sulit”, ato bukan seorang perfeksionis. Tapi ingat lho, ga semua orang dilahirkan as a perfectionist! Justru disitu kan tantangannya? Tantangan bagaimana si perfeksionis harus bisa menghadapi ketatnya deadline waktu, dengan bisa mengajarkan ke orang lain, dan menyelesaikan pekerjaan bersama. Apalagi kalau untuk jenis pekerjaan yg diperlukan teamwork. Akan lebih berguna klo si perfeksionis menghabiskan energinya berbagi dgn orang lain kan.

So untuk kalian semua the perfectionist, mulailah berpikir tentang orang lain. Tentang belajar mengerti orang lain, dan belajar untuk berbagi atas berkah “keinginan untuk selalu menghasilkan semuanya sempurna”…

perfectionist

I am the perfectionist, and I know it’s quite hard to practice what I wrote (must be soo many words “what if…” in our mind when we wanna delegate some work, rite? :p ), but at least I’m trying and trying now :D

No Comments

No comments yet.

Leave your comment

o_0 X| ;) :| :xoxo: :p :joy: :eek: :devil: :cheer: :blush: :angel: :D :?: :)) :) :(( :(