December
29
2009

…renungan cinta vs mimpi…

Posted by sita @ 12:13 am in Chit ChatDaduWed Preparationpenting ga penting

Seberapa sering kita mendengar kalimat2 ini:

Jangan pacaran dulu sebelum sekolahnya selesai. –> biasa diucapkan para ortu u/ anak2nya yg msh sekolah.

Kalian masih muda, msh banyak yg bisa dikejar, dilakuin, yakin mau nikah dulu, nanti cita-citanya ga kesampaian lho –> biasa diucapkan ortu ke anak2nya yang pingin nikah muda.

Maaf, aku ga bisa pacaran dulu sama kamu, karena aku mau fokus berkarir dulu. –> biasa diucapkan seorang yang mau nolak diajak pacaran sama orang lain.

Maaf, aku belum bisa menikah sama kamu, karena masih banyak mimpiku yang belum tercapai. –> biasa diucapkan seorang ke pacarnya yang sudah ingin ajak menikah.

dan kalimat2 lain yang maknanya sejenis dengan kalimat diatas.


Duluuu banget, saya ingat ortu pernah ucapin kalimat yang ke-1. Tapi dasar bandel, ato itu gejolak kawula muda :p , dan plus saya kurang ngerti apa maksudnya itu,,ya pesen itu lewat begitu aja..hehehe..

Sempat seorang sahabat cerita kalau orang yang selama ini sudah dekat sama dia akhirnya mengucapkan kalimat  ke-3 ke sahabat saya itu. Emosilah saya saat itu. “Memangnya kenapa ga mau pacaran? kenapa mau kejar mimpi dulu? Memangnya dia anggap sahabat saya itu cuma bisa jadi penghalang??enak aja!”

Kalimat ke-2 dan ke-4, lebih lagi, itu pengalaman pribadi saya :p Kalimat ke-4, diucapkan bergantian antara saya dan Danang saat kami secara ‘konsisten’ bergantian merasa siap menikah :) . Yup, dulu hal itu sempet terjadi pada kami, dia siap, saya tidak. Saya siap, dia tidak. Saat itu, saya juga sempat mengucapkan kalimat ke-4 itu ke Danang. Rasanya takut u/ memulai hal baru, padahal masih banyak yang harus dilakukan sendirian. Sampai beberapa kali bergantian, dan akhirnya kami berdua sama2 siap. Eits, cerita belum selesai. Saat minta restu ke ortu, keluarlah kalimat ke-2. Makin lah saya harus kembali berpikir dan berpikir, kenapa cinta itu selalu dihubungkan dengan mimpi.


Seberapa sering kita mendengar kata karier, identik dengan status single. Pernah saya dengar kalau di Singapore sampai diberi tunjangan pemerintah untuk yang mau nikah dan punya anak, karena orang2nya semakin tergila2 mengejar karier, dan akhirnya mengganggap rumah tangga itu cuma jadi penghalang. Berapa banyak juga dari kita menemui ada teman yang resign kerja dengan alasan mau berumah tangga? Atau ada yang mengalaminya sendiri?

2Seberapa sering juga kita mendengar atau membaca kata2 mutiara, kalau menikah itu berarti berbagi. Ga perlu menikah deh, kalau kita pacaran, atau berhubungan serius dengan seseorang, berarti kita harus siap berbagi. Berbagi makanan? tentu iya! :D tapi ga sesimpel itu aja kan? Kita harus mau berbagi dari hal2 yang berwujud, seperti makanan, bacaan, pulsa telpon, uang (mgkn sampai batas tertentu); sampai hal yang tidak berwujud, seperti cerita, kebahagiaan, kesedihan, mimpi, sampai berbagi masa depan.

Dulu saya juga masih belum begitu ngeh dengan pernyataan2 itu, apalagi pas masih jaman kalimat ke-1 ;) . Memangnya kalau kita mulai mencintai dan berhubungan serius dengan seseorang, itu jadi bisa melemahkan mimpi kita? melemahkan keinginan kita untuk berkarir? kenapa bisa begitu? Apa orang bisa segampang dan sebodoh itu membuang mimpinya begitu saja?Picik banget sih menganggap jatuh cinta itu sebagai penghalang?! Cinta kan seharusnya sifatnya konstruktif, bukan malah destruktif, apalagi merusak mimpi. Saya sampai sempat terpikir kalau orang2 yang punya pikiran itu, berarti dia masih belum dewasa.

Pernah dulu saya sampai berpikir, bahwa Danang yang saat awal dulu saya kenal sangat hebat, mulai melemah dengan mimpi2 yang dia punya, yang dulu saat awal bertemu sering dia share dengan saya. Saya berpikir seperti itu karena saya sebal, beberapa kali dia membuat keputusan besar untuk merubah keinginan2nya karena saya. Ada perasaan senang juga. Tapi kalau dia terus “membatalkan” impian2nya, lalu akan menuju kemana “my perfect man”?!

070607_donterase_lutherTapi sekarang, setelah lama berpikir-pikir -dan saya yakin, sudah berjuta2 orang yang pernah mengalami pemikiran semacam ini- sepertinya saya sudah mulai mengerti. Saya mulai mengerti, bahwa cinta itu bukan melemahkan mimpi, tapi merubah cara pandang kita atas mimpi itu sendiri.

Kenapa bisa begitu?

Jawaban ilmiahnya, tentu saya tidak tahu! :)) Tapi yang saya tahu, saat kita memutuskan untuk berhubungan serius dengan seseorang, kita mulai mengijinkan orang itu masuk ke hidup kita, dan saat itulah pandangan kita perlahan berubah. Dari awal saja saat kita mgkn masih pacaran, kita sudah mulai lebih mempertimbangkan dia. Walau mgkn untuk hal yang sepele. Misalnya, kita tahu ada restoran baru yang terkenal, restoran Sangat Pedas -fiktif- dan kita pingin mencobanya, padahal pacar sangat tidak kuat pedas. Akhirnya kita memilih untuk ajak keluarga saja kesana, daripada paksa dia, dan akhirnya malah kasihan dan tidak menikmati.

Dan mengenai saya dan Danang, ternyata setelah banyak tukar pikiran dengannya, saya sadar, mimpi itu tidak hilang, dan mimpi itu tetap terjaga dengan rapi. Tapi memang mimpi itu membutuhkan banyak penyesuaian karena adanya faktor saya sekarang :joy:

berbagi mimpi

berbagi mimpi

Jadi, saya lebih memilih bahwa cinta bukan berarti melemahkan mimpi kita. Kalau sampai cinta kita membuat kita harus merubah mimpi kita, kenapa tidak? Mimpi itu ada untuk kita kejar kan, mimpi ada untuk membuat hidup kita terus hidup. Jadi, tidak ada yang salah kan kalau ada seseorang yang kemudian kita masukkan ke dalam mimpi kita.

Kalau memang cinta menghalangi keberhasilan orang meraih mimpinya, berarti semua orang sukses pasti belum punya pasangan. Tapi tidak begitu kan? Yang benar adalah orang2 yang sudah berkeluarga, dan sukses itu, adalah orang2 yang berhasil memiliki mimpi bersama dengan pasangannya, dan bersama-sama berusaha mewujudkannya. As simple as that ;)

Sekarang, kalau ada orang yang mengucapkan kalimat ke-3 atau ke-4, saya tidak lagi menganggap dia belum dewasa, tapi itu berarti dia cukup dewasa untuk memutuskan bahwa dirinya memang belum siap membagi mimpinya. :)

PS: In case saya lg dalam mood “berpikir negatif” ttg mimpi2 saya dan Danang, smga tulisan ini bisa menyadarkan saya lagi bahwa mimpi kami memang ada dan sedang kami usahakan wujudkan  bersama :D
gambar 1: diambil dari sini ; gambar 2 diambil dari sini ; gambar 3 koleksi pribadi ;)

26 Comments

  1. 29.12.09
    8:53 am
    tutskyyy

    sitaaaa,,, i like this note!!! u’r right beibyy…. heheee… smg cowo2 dan smua wanita2 di dunia ini berfikiran seperti itu yaa… jangan biarkan mimpi atau karir menghalangi kalian utk menikah.. tp tetap raihlah cita dan cinta kalian bersamaan. tetAp SMANGAAAATTTTT SMUAA….!!!!!!!!

    • 29.12.09
      10:02 am
      sita

      Hehehe,,yup yup,setujuuh…semangat ya tuty u/ terus cari orang yg akan dibagi mimpinya ;)

  2. 29.12.09
    9:07 am
    faisal

    ups o_0

    • 29.12.09
      10:02 am
      sita

      Maksud loo??hehehe

  3. 29.12.09
    10:02 am
    Dimas Kelana

    Sita.. hehehe.. first of all mau bilang.. blog ini keren banget ya.. lo juga mendesain nya jd lebih keren.. hehehe..

    baca blog ini gw jd mikir.. sebenernya mimpi gw sendiri apa ya? Setelah gw pikir2 mimpi gw yang paling kuat itu punya keluarga.. punya istri dan anak2.. punya sebentuk cinta yang lain yang belum pernah kita rasakan sebelumnya.. (istri tentuny alain dengan pacar, terus.. anak.. have u ever feel the sensation of having children.. pasti sebuah persaan yang sangat aneh dan quiet exicting right?)

    Mimpi selanjutnya tentunya ingin sekali buat istri bahagia… anak2 bahagia, terdidik dengan baik.. tercukupi kebutuhannya.. memiliki sebuah persaan akan tanggung jawab.. semuanya menurut gw sebuah sensasi yang pasti nya luar biasa.. hehehe..

    Untuk itu tentunya kita harus punya karir atau pendapatan yang memungkinkan kita untuk mencapai semua itu bukan? karena rumah layak, pendidikan berkualitas, kesenangan dari plesir.. semuanya kan butuh materi (uang, kasarnya.. hehehe) … Nah, ini nih dasar semangat buat mencapai karir..

    Jadi paling ngga, untuk mencapai mimpi gw masih sejalan dengan mengejar karir.. cuma harus waspada terhadap tujuan kita mencari karir tadi.. takutnya klo udah keasikan malah lupa sama keluarga.. melenceng dari tujuan awal malah..

    Thats my dream.. sesimple melihat kebahagian2 itu dengan mata kepala sendiri alih-alih membayangkannya di kepala.. hehehe..

    semoga gw bs sampai ke sana.. amin… still a lot of things to be done though..

    Btw, sita lo pasti excited bagt ya.. hehehe.. selamat ya.. semoga semua nya lancar.. sampe pada jadi bongkok dan keriput.. hehehe..

    • 29.12.09
      10:11 am
      sita

      Makasii dimas..

      Iya,,mimpi itu indah banget ya..dan akan lebih indah klo orang yg kita ajak berbagi mimpi itu, punya mimpi yang sama ;) Jadi harus bersama2 saling ingetin ttg mimpi itu, dan biar ga melenceng dari tujuan awal,,bener ga? :)
      “semoga gw bs sampai ke sana.. amin… still a lot of things to be done though.. ” –> Pasti bisa, harus yakin!! :D

      Excited banget? hehehe,,yaa ketauan ya dari post ini? makasih ya doanyaa…amin amin…

  4. 29.12.09
    10:46 am
    tini

    “saya tidak lagi menganggap dia belum dewasa, tapi itu berarti dia cukup dewasa untuk memutuskan bahwa dirinya memang belum siap membagi mimpinya.”

    thanks Sita :)

    PS: you’re lucky to have someone that can share your dream with your loved one and walking toward that

    • 29.12.09
      10:59 am
      sita

      You’re welcome tini :)

  5. 29.12.09
    2:04 pm
    deejay

    nggih2. ngerti. maksude ngetag aku opo sit? menyindir?

    • 29.12.09
      2:37 pm
      sita

      Haduh Samid iki,,sensitip,,hehehe…justru aku sekarang ga akan lagi nyebut kmu ga dewasa Mid…tapi kmu uda dewasa untuk mutusin masih belum siap bagi mimpi ama orang lain..gitu lhooo…hehehehe

  6. 29.12.09
    3:38 pm
    Arindita

    Kalimat pertama kayaknya standard ortu yang kawatir ya… Mungkin nanti kita bakal punya kekawatiran yg sama kalo jadi ortu. hehehehe… never know till you get there, right?
    Dan kenyataannya emang banyak juga lo yang hidupnya pada berantakan gara-gara si “cinta” ini, apalagi pas jaman-jaman sekolah. Jaman-jaman di otaknya cewek-cewek cuman ada pencarian atas pangeran berkuda putihnya. hahahahaha… I call it “Princess Syndrom”. Damn Disney!

    Gw setuju kalo dibilang cinta itu harusnya gak menghalangi seseorang dari mimpinya dan harusnya bisa diselaraskan supaya bisa jadi ‘mimpi bersama’… Gak gampang untuk ngerti ttg ini, dan butuh rasa percaya yang kuat untuk bisa terus inget (and believe in) mimpi kalian berdua sepanjang jalan nantinya.

    Good luck with another ‘penyelarasan’ which will follow ya… semoga perjalanan lo dan Danang mulus dan bikin kalian makin solid. :)

    • 29.12.09
      3:54 pm
      sita

      Hehehe,,,iya sii,,kayaknya klo jadi ortu jg pasti ada kepikiran itu ya? :p
      Another “penyelerasan”? kan aku bisa tanya2 dari kamu :D Amin2..

      Eniwei,,aku sampe sekarang masih suka ngebayangin pangeran berkuda putih lhoooo…hahahha

  7. 29.12.09
    5:36 pm
    cararroe

    sitaaaaaaa …. like this a lot :xoxo:
    aq pribadi bukan tipe yang mempertentangkan cinta dan mimpi sih, krn aq merasa keduanya harusnya bs sejalan. hehe. cuma emang aq agak parno ttg getting pregnant and raising children siy. haha. banyak aja gt pnyakit yg bs mampir kl lg hamil .. trus tar betapa merasa bersalahnya kalo ‘keteledoran’ saat hamil tyt punya efek jangka panjang ke anaknya .. mikir aja, tar aq ngmg apa ma Tuhan? udah dititipi baik2, ga dijagain .. hehe

    eniwei,
    ini perspektif yg oke banget^^
    thx a lot for sharing ;)

    • 29.12.09
      5:45 pm
      sita

      Hehehe,,klo ketakutan pasti ada lah,,tanya aja ama semua ibu dimana aja ;) Tapi everything happen for a reason kaan :)
      You’re welcome Ke..senang bisa berbagi..

  8. 29.12.09
    6:50 pm
    cararroe

    hwehehehehe. iya ..
    masalahnya, lbh banyak ibu2 yang ga pernah nolong orang melahirkan daripada yg udah pernah. hahaha. kalo ibunya oke bayinya oke, lega. tapi kalo ga oke .. hhh. gmanaaa gt. pdhl ya ga ikut nglairkan, ga ikut punya anak … cm nolong persalinannya aja.
    hehe

    o_0

    good luck sitaaaa!! pasti kamu bisaaaaa!!!

    • 29.12.09
      7:33 pm
      sita

      Inkeee,,,ga boleh trauma dooong,,hehehe…kayaknya lo juga harus good luck ya Keee…:D

  9. 29.12.09
    7:46 pm
    ria damayanti

    wezzzzz,,,,,gila!!!
    sahabatQ yang suka berkhayal bersamaku jaman2 SMA dulu,,,sudah bisa se-dewasa itu…
    hehehhe…..salut..salut,cintaaa…..
    luv U….smangad…..
    yakin,,bisa kok…=)

    • 29.12.09
      8:25 pm
      sita

      Hihihi,,jadi maluu…aku jg masi suka berkhayal kok Cintaaa…:))
      Kmu smgt juga yaa ;)

  10. 29.12.09
    10:02 pm
    mety

    aduuhhh aku g pernah bosen baca semua pikiranmu yg km share disini deh sit, oks bgtt deh..

    iya nih, aku heran sama orang yang berpikir bahwa cinta itu bisa jd penghalang mimpi, kayanya kok terlalu sempit aja gt mikirnya :)

    • 29.12.09
      10:15 pm
      sita

      Hehehe,,makasi Mety…
      Hush,,ga berpikir sempit kok,,cuma emang ga gampang kan untuk menuju ke pemikiran itu? :)

  11. 30.12.09
    8:53 am
    @yut

    Sita…., aq masih dalam tahap ke-4 nih. Kpan bsa nyusul kmu ya?? He2..

    • 30.12.09
      9:54 am
      sita

      Hehehe,,,semangat ya Ayuut… :joy:

  12. 05.01.10
    6:55 pm
    dedy

    Ta, lo ga ada kerjaan ya nulis beginian? hehehehe :D

    • 07.01.10
      2:55 pm
      sita

      Keren kan gw Ded? hehehe…

  13. 05.01.10
    7:59 pm
    deenee

    Sita,, lo tuh hebat bgt yach, masih sempat nulis di blog,, sejak gw di kantor baru ini gw rada malas + ga sempat untuk nulis lagi,, :((

    Btw,, gw baru nyadar lho,, tulisan lo ini yang membuat gw dan Dani sempat berantem,,
    Tapi, tenang kok bisa terselesaikan juga,,hehehehe

    Kalo gw sie,, ada beberapa mimpi gw yang ingin gw kejar duluan sebelum gw married,, biar nanti pas married, gw tinggal hanya menyisakan sedikit mimpi pribadi gw dan yang lainnya adalah mimpi bersama pasangan gw,,,hehehehe
    Tapi, nulisan lo ini mank keren bgtzzz, Sit

    • 07.01.10
      2:56 pm
      sita

      Makasih Dinii…abisnya klo di otak gw ada kepikiran sesuatu, dan klo ga bisa gw tuangin, by tulisan ato lisan (alias ngoceh ke danang), rasanya beteee banget!hehehe

      Yah masalah mimpi, tgantung preferensi tiap orang kok mau mana dulu yg diselesaikan..semangat yaa..:D

Leave your comment

o_0 X| ;) :| :xoxo: :p :joy: :eek: :devil: :cheer: :blush: :angel: :D :?: :)) :) :(( :(