Pagi ini lihat di twitter, ternyata suaminya Fira Basuki meninggal dunia. Innalillahi Wainaillaihi Rodjiun. Setelah baca-baca timelinenya, ternyata 3 hari lalu sang suami mendadak koma. Dan sang istri desperately memohon kepada Allah agar suaminya bangun
Tiba-tiba gw merinding. Hal itu bisa terjadi ke siapa saja,isn’t it? Dan bagaimana kalau itu terjadi di keluarga gw? *knock on wood!
Satu hal yang langsung terlintas di pikiran gw, gw masih pingin ngobrol dan pesan banyaaak banget buat suami dan anakku tercinta. Apalagi Neil belum bisa ngomong, jadi sekarang obrolan kamipun masih terbatas seputar ‘ini baju’, ‘Neil,no!’,'Neil ngantuk?bobok yuk’,'Neil,harus sayang sama teman,tidak boleh memukul’,dan pesan-pesan super sederhana,hehe.

Makanya gw kepikiran untuk nulis surat cinta terakhir, untuk Danang dan Neil. Just in case, ‘knock on wood agaain!‘, ‘it’ happens to me
Tapiii,jadi mikir lagi. Is that a good idea, or terrible idea? Karena gw pun merinding harus membayangkan nulis surat semacam ini
Trus, nanti disimpen dimana surat itu? Gmana cara pesen ke Danang or Neil, surat itu ga boleh dibuka sebelum waktunya?
…*masih bimbang*….
